Senin, 21 Desember 2020

perniagaan dengan Allah ta'ala

Sebelum saya lupa. Saya ingin menuliskannya. 
Jangan sampai sedekah yang kita lakukan tanpa niat ikhlas krn Allah. Percayalah, sejatinya saat kita menolong atau membantu oranglain. Saat itu juga kita menabung agar Allah menolong kita saat takdir susah menimpa.
Hari ini tiba saatnya saya terhenyak. Bahwasanya balasan Allaah itu nyata adanya.
Tiba2 temen seprofesi ngajar, adikkelas kuliah nanyain alamat rumah. Daan jreng2 dugaanku benar dia mengirimkan paket makanan. Ma syaa Allah. Hanya Allah yg bisa membalasmu.
Memang sebelumnya ngobrol ttg gejala covid. Krn beliau sdh melaluinya. Alhamdulillaah. 
Skrg saya merasakannya. Awalnya suami, dia udaj sehat. Eh skrg sayaa. Alhamdulillaah alaa kulli hal.
Duluuuuu banget tetangga ada yg isomand drumahnya. Saya sedih. Pengenbantu ga bs masak. Akhirnya sy ide buat beli kue via gojek. Saya kirim tanpa nama. Diamdiam. Nyuru si abang gojeknya yg anterin krmhnya. Terhenyu sekali jika ada keluarga yg kena covid. Sedih. Saya merasakannya saat keluarga di jkt kk ku kena vonis covid. (Ini ceritanya panjang) 
 Kami sekeluarga dijudge. Dijauhi. Sedih. Nah makanya saya suka sedih kalo ada keluarga yg kena.

Daaaannn saat ini saya sedang sakit. Baru menduga saja sy Org bergejala ringan. Krn cm pilek, badan pada sakit, pusing. Mudah2an saya bisa melalui ini dg sehat kembali. Aamin.. 
Allaah ngirim makanan, jamu2 lewat beliau. Alhamdulillaahilladziibini'matihi tatimusholihaat. 

Selasa, 08 Desember 2020

mencari pembenaran waktu seorang IRT

Q : "ustazah, gimana caranya ibu-ibu yang memiliki anak bayi dalam menghafal qur'an? "
A : "menghafallah saat anak-anak tidur, banyak waktu . Saat anak-anak istirahat"

Saya merenungi jawaban ustazahnya. Ya, bagaimana kita bisa mencari pembenaran atas sibuknya kita dg urusan rumah dari menghafal quran. Kadangkita (diri ini) seringkali mencari pembenaran. Lelah atas sibuknya hari-hari kita habis mengurus anak dan pekerjaan rumah. Padahal jika diteliti dg seksama, kita bisa duduk santai saat menemani anak-anak bermain. Rebahan di kasur, dst. Dst. Juga kita punya banyak waktu luang saat malam menjelang pagi. Atausaat subuh fajar tiba. Ketika mata-mata mereka masih terlelap . Ya begitulah kita. Kdg selalu mencari pembenaran kesibukan demi kesibukan dari al quran. 
Bagaimanakah kelak saat pertanggungjawaban waktu luang kita di hadapan Allah?

Jakarta. 1.52 wib. 9-12-2020
Hesti ummushofwanshofiyya

luka pengasuhan

Setiap orang tua pasti memiliki dosa pada setiapanaknya. Dosa pengasuhan. Tapi hanya sedikit yang mampu melafalkan kata maaf pada anaknya. 


Hari ini kami main ke rumah nek. Ibuknya suami. Aka mertua. Banyak sekali yang aku dapat hari ini. Termasuk kisah kue putunya abi tercintah.
Kisah berawal seorang anak laki-laki usia 5tahunan yang suka dengan kue putu. Ingin membelinya. Tapi tak mampu meraihnya saat itu. Keinginan kuat yang ingin kue putu tapi tak kesampaian. Hingga tantrum menyerang. Sang ibu kewalahan. Marah. Kesal. Karena anaknya tidak mau berhenti merajuk. Menangissejadi2nya. Hingga sang ibu menyeretnya ke kamar mandi. Aka. Sumur.  Brukk. Lepassudah kendali ibunya. Membawanyamandi dengan keadaan emosi. Sang anak hanya bisa menangis.
. To be continue"

mencintaimu

Pengen sekali-kali nulis tentang kekasih yang belum sepenuhnya terkasihi. Kokbelum? Hehe. Letsgo! 

~~~

Mengenalmu. Tak perlulah aku berlama-lama menatapmu. Sungguh ku sudah merasa lama mengenalmu saat kau terus mengalah akan sikapku yang selalu saja membuat kepalamu pening. 
Jika aku diberi kesempatan menulis puisi untukmu. Akuingin menulis ini. 
Aku ingin terus mengikutimu. 
Seperti angin yang menghembus lembah hutan. 
Aku mencintaimu. 
Seperti lautan bersama ombaknya. 
Aku menyayangimu. 
Seperti riak air terjun pada sungai. 
Aku mengasihimu. 
Seperti sepeda pada rodanya. 
Terimakasih selalu membersamaiku. 
Mencintaimu sungguh ku setiap hari mencari makna cinta yang ada pada dirimu. Semakin ku cari. Semakin dalam perasaanku padamu.
Jika maafku bisa menebus ridhamu. Sungguhlah aku akan mengatakan itu ribuan tahun sepanjang usiaku.
Aku tak mengerti terbuat apa hatimu. Sehinggaku tak menemukan celah amarah meledakmu sepanjang usia pernikahan kita. Padahal aku justeru selalu memancing emosimu. Tapi sia sialah usahaku. Engkau tetap bergeming pada sabarmu seperti daun yang jatuh dari rantingnya. Mengalir terbawa angin dengan tenang.
Aku jatuh cinta pada dirimu yang bersabar atas kelakuanku. Keegoisanku. Kekanak-kanakkanku.
Terimakasih atas sabarmu . 
Seperti riaknya air hujan pada bumi. 
Debumnya ombak pada pantai. 
Semilirnya angin pada udara.
Dan pada setiap ucapanmu, 
"Aku hanya bisa mendoakanmu agar terus bersabar pada anak-anak"

~~~

Kekasihmu yang mengkhawatirkan kesehatanmu. 
Jakarta, 8 des 2020

Senin, 30 November 2020

memilih takdir

Saya termenung setelah membaca novelnya Seseorang. Sayalupa nama pengarangnya. Judulnya "Rindu Ibu"
Betapa gigihnya si ibu dalam mendidik dan merawat 5 anak. Punya anak laki-laki satu2nya. Yang berhasil di kancah profesi.
Saya termenung saat ayah anak2nya meninggal. Suami yang dicintainya meninggal. Dan si ibu berkata "ternyata hidup segini aja"
Saya merenungi kalimatnya. Yang seolah2 hidup sungguh sebentar sekali. Hari ini memperjuangkan pendidikan anak2. Besok memetik hasilnya. Hidup serba enak. Kemudian Allah menyuruhnya pulang.
Kembali. Tanpa bisa mengajak siapapun. Sendiri. 
Saya merenungi hidup ini. Seandainya kita bisa memilih takdir. Pastilah kita hanya ingin yang enak. Pilihansesuai kehendak kita. 
Tapi nyatanya kita ndak bisa memilih. Hanya disuruh menjalani takdir. Bagaimana kita menjalani barulah kita bisa memilih. Memilih menjalani dengan kebaikan atau keburukkan. Dan semua ada konsekuensinya.

"Aku rindu ibu dan aku rindu kesendirianku"

Jumat, 06 November 2020

perihal rejeki anak

Anak pertama. Sungguh banjir hadiah. Krn statusku msh pengajar di salah satu madrasah. Kusenang gembira . 
Anak kedua. Sungguh banjir air mata. Krn statusku yang full IRT. Ga ada circle pertemanan di luar selain keluargaku dan tetangga yg tiap hari bertemu. Selain momen persalinan SC. Hingga ku slalu menyesali keadaan. Kenapa anak ini tak semudah anak pertamaku. Meski penuh drama saat melahirkan si abang S. Tp ketika hari H. Alhamdulillaah abang S spontan lahirnya. Padahal BBnya lbh besar abang S drpd dek S. Lihatlah betapa menderitanya diri ini. Dan ketidakrencanaan kami. Dek S sungguh anak yang kuat. Masyaa Allah. Dan sampai detik ini, kami menemukan qurrota 'ayun ada padanya. Selalu menyenagkan hati kami. Selalu bersabar dan jika menangis hanya sebentar. Cukupdikasih mantra dan pelukan dari kami. Aku atau ayahnya.
Pernah ku celetuk "anak tak diduga nih"
Ayahnya menyambar dg ucapan menohok bagiku. 
"Iya tapi menyenangkan"
Ya Rabb,,, faghfirlii... 
Ku sungguh selalu berucap. "Anak orang kaya nih" Periksa di puskesmas. Lahir di rumahsakit gede. Beda sama shofwan. Periksa di rs gede. Dapet kelas VIp. Tp lahir dipuskesmas. Mungkin benar adanya. Ucapan adalah doa. Setelah dek S lahir. Kami mampu membeli rumah. Meski msh nyicil sisanya kpd pemilik rumah.yg notebenenya mau banget rumahnya kita beli. Semoga bs cepat kelar. 

Ku sungguh sedih krn saat dek S lahir. Tdk ada baju baru. Hny lungsuran dr kakak dan sepupunya. Semua fix bekas. Tp ada beberapa yg ku beli. Lihatlah? Betapa anak sudah diatur rezekinya. Tnpku bekerja. Baju dan perlengkapannnya sudah tersedia. Dapat lungsuran stroller dan baby walker pula. Semua lungsurannya masih bagus. Jarang dipake ceunah.
Selang bbrp bulan dapet lungsuran baju2 gamis dari  adiknya kk ipar. Kondisinya? Jangan tanya. Masih bagus ma syaa Allah. Krn memang beliau "horang kayah".hihi.

 Semua lungsuran tp berasa masih baru.
Dek S. Kusungguh jatuh cinta padamu krn Allah. Darimulah rasa tawakkalku semakin menguat. Bahwasanya rezeki Allah yg ngatur.

Ah iya ku mau kasih kisah kmrn liat tanya jawab ustadz di tivi. 
Q : ustadz, bagaimana menyikapi bhwsnya syurga atau neraka seseorang sdh ditetapkan. Jd buat apa susah payah beribadah? 
A : antum yakin ga rejeki sdh diatur? Trus ngapain kita kerja. Diem aja drumah. Kalo kita yakin rejeki sdh diatur dan kita kerja keras banting tulang buat jemput rejeki itu. Gimanalah dg syurga? Apabedanya dg syurga. Kalo kita ga kerja keras ibadah gimana mau dapat syurga? 
Ini sy bawakan ayat Allah. Allah yg tidak pernah ingkar janji . " Orang2 beriman dan beramal sholih kekal dlm syurga" Apa antum belum yakin? Jd berlelah lelahlah dlm meraih syurga.
*kurg lbh spt itu . Mencerahkan pikiran sy dan suami. Yg saat sy cerita beliau tnyt prnh dtny kyk gt. Tp suami gatau jwbnnya jd cm diem aja.

masakan ber SNI nya mama

Sebelum pandemi. Kuseringnya nginep drumah mama. Meski kecil tp hangat. Namun satu sisi ku jd tak berkembang. Sayapku mengecil disana. Saat pandemi. Aku full disini. Drumahku bersama keluarga kecilku. Memikirkan makan mereka. Buat kue. Meski kuenya tak sesuai standar SNI. Sedap nan indah dipandang. Hehe. Kubuat ala kadarnya. Sesuai bahan yg tersedia. Rasanya? Jangan tanya. Anak2ku semuanya lahap tanpa komentar tidak enak. Pdhl ku yg sbg koki kdg merasa makanan yg dibuat jauh dr standar SNI nya mamaku.
Aku kangen jalan bersama mereka dg kereta.
Kangen ketemu temen2.
Dan kangen segalanya yang beraktivitas di luar rumah. 

Selasa, 18 Agustus 2020

membuat buku

Ide bikin buku sebenarnya udah lama bgt. Waktu itu bikin tulisan cerita pas smp. Udh nulis bnyk bgt  . Eh buku tulisnya ilang. Mgkn krn aku cuekkin. 
Sekarang? Mau bikinnya yg bermanfaat  . Ada ilmunya di dalam. Entah ini terealisasi apa engga. Si ummik udah nanya ke ilustrator tp lumayan mahal. Hiks. Bingung. Ya Allah. Engkau mAha Kaya. Bagi ya Allah. Buat bikin ilustrasinya. 

Rabu, 12 Agustus 2020

anakmu punya perasaan

Jika kita memiliki anak lebih dari satu. Pahamilah posisimu wahai orangtua. 
Jika anakmu yang satu membuat masalah. Jangan lantas kau menghakimi anakmu yang lain. Yang tidak tahu apa masalahmu. 
Anakmu memiliki perasaan. Tanggungjawabmu sama untuk anak yang lain. Jika kamu terlalu mengkhawatirkan anakmu yang satu. Bukankah kekhawatiran itu harusnya sama dengan anakmu yang lain? 
Tidak lebih. Tidak kurang. Sama.
Bantulah ia. Paling tidak pahami perasaannya. Hargai usaha mereka untuk berbakti padamu. Meski dengan bakti sedikit yang kamu lihat. 
Jika ia tidak bisa membantumu. Paling tidak dia sdh berusaha untuk tidak merepotkanmu dengan segudang problem hidupnya. Menjaga perasaanmu untuk tidak menguraikan masalahnya di hadapanmu. 

Semoga Aku tidak menjadi orangtua yang lalai akan tanggungjawabku pada anak-anakku kelak. 
Kelak aku akan mendekap mereka dengan sekuat tenaga. Tidak menyusahkan hidup mereka. Memghargai usaha mereka. Memahami perasaan mereka. 

Kamis, 06 Agustus 2020

merancang masa depan

Jika banyak orang merancang masa depan dengan karir. Itu tidak bagiku. Aku tertegun belakangan ini. Sering menatap anak-anak. 
Siapakah masa depanmu? 
Ya. Anak2. Doa2 itu akan mengalir deras dr lisan anakmu. Saat mereka berdoa. Rabbighfirlii wali walidayya....... 
Apa yang diharapkan dari amalan kita? Barangkali amalan banyak kita hanya sedikit yang diterima. 
Mulut2 mungil itu akan senantiasa ikhlas mengalir tanpa kita suruh. Mulutnya otomatis mengucap setelah selesai sholat.

Tidakkah kita berminat memiliki masa depan itu? 

Rabu, 22 Juli 2020

beratnya mendakwahi keluarga

dulu sebagai aktivis di sekolah dan kampus mendakwahi teman2 seusia dg semangat. Semangat karena tidak sendirian bergeraknya. Ada banyak teman2 yang ikut andil dalam menyebarkannya.
Saat ini. Saat raga sudah memiliki keluarga. Justru yang teringat pertama tama adalah keluarga. Ayah, ibu, kakak dan adik. Seiring bertambah peran menjadi ibu. Seiring itu pula setiap apa2 yang terjadi pasti kembali ke masa lampau. Misal, saat menyuapi dan membersihkan kotoran anak. Pasti terbayangnya. "Gini gak ya dulu mama ke aku". Mandiin, nyuapin , nyebokin. Dan segalanya yang saat itu tubuh ini masih bergantung penuh dg mama.
Dakwah paling berat itu ke keluarga. Berat banget. Makanya Allah berfirman dlm surat at tahrim:6. Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Bukan tetanggamu atau temanmu. Tapi keluarga !
Mulai dari makanan halal, baju yang sesuai syariat dst.
Rasanya kelu lidah mau ngasih tau kalo harusnya gini bukan gitu. Apalah diri ini posisinya adik dr 4 kakak.
Udah dikasih tau ini itu riba. Ini itu ga boleh. Dst. Karena kdg kita ngeliatnya pada titik ga bolehnya. Padahal banyak solusi yang msh dibolehkan agama.
Sebagai anak brokenhome level ringan. Krn msh lgkp orgtua. Alhamdulillaah. Sy menjadi mengunci diri saat mama sibuk dgn urusan kakak yg berjibun. Sy lbh senang ngobrol dg teman yg sefrequensi dlm mencari solusi jk ada mslh. Krn mindset sy. Ga perlu lah ngeribetin org rumah. Kalo bs nyelesain sendiri. Padahal ini sungguh solusi yg buruk. Sy ndak mau anak2 sy spt sy. Sy mau jadi temen yg sefrequensi buat anak2 sy.
Sejak alhamdulillaah dapat teman shalihah. Sy lbh membuka diri utk keluarga. Mencintai mereka. Kekurangannya maupun kelebihannya. Sy lbh menerima mereka dg lapang dada. Membantu mereka saat mereka kesusahan selagi sy bs. Menjaga hati mereka saat mereka membuat kesalahan. Selagi itu bukan dlm koridor syariat. Bagaimanapun keadaan mereka. Mereka tetaplah saudara yang bakal nanti mengurus jenazah kita. Bukan teman atau tetangga. Mereka yang akan paling sedih saat raga sudah tertumpuk tanah. 25tahun mereka menjadi bagian cerita hidup saya. Pun sampai sekarang sy sdh pisah lingkungan dari mereka.
Semoga kita menjadi orang yang mampu menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Aamin.

Jumat, 26 Juni 2020

jangan jadi peminta nak

Bedirilah tegak jika raga ini telah ada.
Aku takkan membiarkanmu menjadi orang merasakan seeprti ditagih hutang tiap bulannya. Ku pun sungguh sangat bersyukur. Mungkin beginilah caraNya agar ku selalu bersedekah.
Jangan dek. Jangan sekali kali meminta.
Biar raga diserang hausa dan kelaparan. Tetaplah diam. Berdoa pada Alloh. Meminta sebanyak2nya pada Alloh.
Alloh yang Maha Kaya. Dia tidak akan meninggalkan kita barang sejengkal. Krn Dia ta'ala yang menjanjikan rezeki pada tiap hambaNya.
Ku yakin. Rizkiku takkan tertukar. Meski jiwa berada di tiang tenggorokkan.

Sabtu, 13 Juni 2020

ketika ayammu dimakan kucing

Selesai masak. Ga lgsg dibenahin. Masih di penggorengan. Krn msh panas. Eh pas mau ke dapur liat kucing nangkring.
Robbi... Apa ini yg dinamakan sabar pd pukulan pertama. Ku hny teriak "abi". Tnp bertindak apapun thd kucing tsb. Rasanya campur aduk.
Stlh itu disabarin aja. Tp msh ada perasaan kesel. Sedih. Campur aduk.

Jumat, 12 Juni 2020

masak kue bolu minimalis bahan

Kadang keadaan memaksa kita untuk bisa jadi apapun. Asal bs mengenyangkan perut dg rasa yg diterima lidah. Selain menjaga harta yg halal. Seorg muslim mesti menjaga pula makanan yg dimakan. Makanan yg baik dan sehat.
Diamanahi Alloh 2 anak dg pickcy eater. Sy hrs jungkir balik. Gimana caranya bs makan dg pengeluaran yg minimalis. Shofwan memang penggemar cemilan. Jk ada kue dan nasi dg lauknya. Dia pst memilih kue. Trmsk sy pun, penggemar cake. Dulu mama sering bgt bikin kue bolu. Bolu pisang, kue lumpur, dan cake2 lainnya. Rasanya enak ma syaa Alloh. Meski tak dihiasi keju2an atau topping ala barat. Kuenya sederhana tapi enak dimakan.
Sy awalnya beli cake instan. Yang tinggal tambahin telur trus aduk2. Kemudian kukus. Jadi deh!
Bosan dg rasa itu2 dan sy kangen bolu pisang. Akhirnya nyari2 resep. Nemu. Awal pembuatn berhasil. Pembuatan kedua gagal. Pembuatan ketiga alhandulillaah berhasil dan seterusnya smp skrg.
Reaksinya shofwan melihat kue adlh dia potong. Terus makan. Abis. Potong lg. Makan lg. Abis. Sampe 1 loyang kecil abis seharian!
Sy biasanya bikin kue dg ukuran terigu 1/4. Dapet 2 loyang kecil. 1 loyang biasanya habis seharian. Jd tiap bikin kue cm buat 2 hr. Abis itu besoknya sy seling bikin puding agar santan. Klo ini doyannya shofia. Ma syaa Alloh.
Bikin agar santan. Bs bertahan lama. 3harian. Krn shofia makannya ga sebanyak shofwan makan kue. Yg terus2an. Alhamdulillaah.

Dulu kuliah ga prnh bljr bikin kue. Biasanya meratiin mama aja. Cara dan bahannya sy inget aaj tiba2. Aps mulai bikin puding santan itu pun inget dr pas dl kecil seringnya mama bikin puding santan.

Kamis, 11 Juni 2020

pengalaman diarenya abang shofwan dan terapinya

Anak pertama saya shofwan hanif namanya. Perjuangan melahirkan anak ini juga penuh drama. Anak lelaki saya ini dr awal memang sdh sering pup. Tp masih bayi tdk mengapa. Krn kt bidan memang gt polanya. Seiring jlnnya wkt. Shofwan tumbuh besar. Menginjak usia 1th sempat diopname. Dapet 3hr. Kemudian pulg krn hasil darahnya bagus. Selang 2/3bln. Shofwan terkena diare. Awalnya sy cuekkin. Sy baca nnt hilg sndr . Tp krn newmom. Sy khawatir. Sy bawa ke puskesmas. Dikasinya obat tablet zink dan oralit. Sy ga ksh zinknya..krn dia menolak pahit. Kemudian sdh 1 pekan. Tdk ada tanda2 membaik. Sy bw ke rsud. Ke spesialis anak.cek darah. Hasilnya ++ bakteri dan +jamur. Sungguh mencengangkan dokter. Dokter suru rawat. Sy ga mau. Krn shofwan trauma. Sy mnt terapi obat dl. Jk tdk ada kemajuan sy balik lg. Diteror dg sgala rupa dan sy bersedia ttd surat menolak rawat inap. Akhirnya kami pulg. Minumobat. Alhamdulilllaah membaik.
Dsuru balik lagi ke rs aappun hasilnya. Sy balik dan ngobrol dg dokter lain. Namanya dr.chairi. sy jelaskan duduk perkaranya. Ini dr. Yg sy senangi krn pembawaannya yg nyaman utk anak2. Beliau bilg. "Bu ksh madu anaknya".
Setelah bbrp hr sy beli madu. Sy ksh rutin.alhamdulillaah fesesnya membaik. Mulai padat alhamdulillaah. Ditambah kt kk sy. Beliau jg dr dokter. Menyarankan makan pisang.
Alhamdulillaah. Sejak saat itu. Keluarga kami jk ada yg kena diare . Kami buru2 minumin madu 3sendok+pisang+ lacto b(option jk bs beli). Sekali minum 2-3 sendok madu. minumnya tiap selesai buang air.
Ini pengalaman sy jg. Sy prnh terkena diare. Subhanallah. Smp membuat lemes. Akhirnya sy minumin madu sebanyak mgkn dan makan pisang 1 buah. Alhamdulillaah ga smp 2hr. Diarenya hilang. Buang air spt sedia kala.

dermatitis atopiknya dek shofiyya dan solusinya

Awalnya dek shofiyya ada bulatan merah di pipi. Trus umminya khawatir. Tetangga bilang pakein lipstik. Pakein ludah. Dst.
Sy penasaran. Akhirnya sy ke dsa dikasih salep. Sy lupa itu namanya apa. Salepnya bagus. Beli di toko obat. Harganya 110rb. Menurut sy itu mahal krn salepnya kecil. Ma syaa Allohnya. Ampuh. Dua kali pake ilang. Alhamdulillaah.
Selesai di muka. Timbulah di tangan. Kalo di tangan. Bulet2 besar kyk kurap. Awalnya sy diemin. Aling nnt ilang. Eh gataunya malah tambah banyak. Khawatir juga ummiknya. Baca lagi di internet. Cari tau. Apa ada yg sama kyk gini. Ternyata ada !
Kebetulan dek shofiyya sakit. Jd mesti ke dsa lg. Dulu pas awal sy ke dsa. Dikshtw shofiyya ini mesti pake lotion tiap hbs mandi. Ini sy ga gubris. Sy  cm beli salepnya doang. Krn sy liat di internet. Mahal lotionnya. Lotion impor. Krn sy pikir ni kulit udh bersih ywdh gausa pk apa2 lg.
Stlh kejadian dek shofiyya sakit dan sxan konsul lg knp kulitnya gini. Di area tangan terutama. Akhirnya dokter ksh salep racikan. Sy gapakein. Krn baca di internet klo salep gtu tergolong salep stereoid. Ga blh pk bnyk2 dan sering. Akhirnya sy cm ikutin saran beli lotion lg. Cuma pake itu aj. Salepnya ga dipakein. Dsuru abis mandi pakein lotion. Krn kedua kalinya ini disaranin lg. Akhirnya mamak beliin jugak nih si dek shofiyya lotion. Ku cari2 di apotik kecil ga ada. Akhirnya ke apotik titi murni kramat raya. Ada gaes!
Tapi yg gede adanya. Dan mahal !
Yah gmn lg. Krn dek shofiyya anak pr. Dan ku risih melihat anak pr kulitnya kek gini. Akhirnya ku beli juga. Harganya 250rb. Ukuran 250ml. Cr ukuran kecil ga ada. Pas si ptgs apotiknya layanin smbl bilg. "Emg ini bagus bu. Ponakan sy jg pk ini dr kecil smp skrg. Merknya apa? Physiogel. Yes physiogel~~.
Shofiyyaa jajan perlengkapan skincarenya mengalahkan jajan cuci mukanya umi yg cm 20rebuan.

Daaaannnn... Ma syaa Alloh. Lotion ini cocok di dek shofiyya. Bisa juga buat penyakit kulit lainnya. Ma syaa Alloh. Oh iya setelah kubaca . Peyakit ini seringnya menyerang anak dg kulit sensitif. Dermatitis atopik bahasa kerenya. Sejak saat itu. Dek shofiyya rutin abis mandi pake lotion. Penyakit ini jg turunan gaes. Bapaknya dek shofiyya jg jenis kulit begini. Ku br tersadar setelah baca referensi dan melihat riwayat bpknya yg jg gini.

*note : 250ml itu awet bgt smp 6bln ga abis2. Krn yg pk dek shofiyya doang. Eh tp kdg bpk dan abangnya shofwan jg pk kl gatel2.

Semoga manfaat ya tulisanku ini.

Rabu, 10 Juni 2020

kisah perjuangan BABnya dek shofiyya selama 7hari

Shofiyya memang terlahir dari anak yg susah buang airnya. Dr lahir 2-3hr baru bab. Setelah mpasi. Semakin menegangkan. Dek shofiyya sdh usia 7bln sukanya udh mulai kasar. Masuk 8bln lbh mulai makan nasi dg sayur. Senengnya makanan orang gede.anak ini emang hobi makan nasi. Sejak ini dedek eeknya keras. Prnh suatu kali ada darahnya. Dan ini membuat ummik stress. Khawatir. Alhamdulillaah alaa kulli hal. Segala macam saran dilakuin. Makan buah naga, minyak zytun, extrafood hpai, susu formula(ikut disuapin punya kknya. Tetep dia msh asi. Dikasi sufor malah kenyot2 trus lepeh). Sy berharap dia kyk kknya. Yg abis minum susu. Trus lgsg eek. Tp tdk seperti yg diharapkan. Shofiyya dg kekuatan pencernaannya. Tdk juga eek. Sepanjang ini dia eek gak prnh selama ini. Paling lama 3hr atw 4hr eek. Eh ini sdh hari ketujuh belum juga eek. Smp sy kepikiran kebawa mimpi.
Hari keenam sy ikuti saran bumer . Ktnya lubang a*usnya dikorek pk katembat. Sy cb. Tetep tak ada hasil.
Besoknya hari ketujuh. Sy coba pijat ILU. Sy balur minyak kayu putih. Sambil sy cb searching2. Epngalaman ibu2 yg anaknya sembelit. Bnyk hal yg sy dpt. Akhirnya pagi2 bangun tidur sy ksh agar2. stlh makan sy kasih dek shofiyya air jeruk asam. Kemudian dia kekenyangan tidur. Sambil terus baca. Sy terinspirasi ksh uht cokelat. Sambil sy keingetan membaca doa org sakit trus diusap ke bagian perutnya. Gak lama setelah itu. Dia merangkak2. Alhamdulillaah eek. Ya Rabb. Alhamdulillaadzii bini'matihi tatimusholihaat. Hampir saja sy putus asa mau beli obat buat bayi agar eeknya lancar.

Beda anak pertama yang kasus yg sering dialami sakitnya diare.anak kedua ini kasusnya malah sembelit. Ma syaa Alloh. Beda anak beda kasus. Nnt sy akan cerita ttg pengalaman menangani anak diare selama 2 pekan~~~~

Doakan dek shofiyyaa ya agar tdk terkena sembelit selama ini lg