Selasa, 14 Desember 2021

mencintai dengan hati

Bismillaah... 

"seringnya.. kondisi yang menyedihkan.. atau menyesakkan.. menggiring ke arah kondisi terbaik dalam hidup kita.." -ummu uwais catur-

Saya sangat bersyukur dipertemukan dg wanita satu ini. Figur yg sangat sy kagumi dr sekolah sma. Melalui beliau masyaa Allaah hidayah menyapa. 
Ulama mengatakan "pertahankanlah teman shalih yang menuntutmu dlm kebaikan. Krn memutuskan pertemanan itu mudah namun menggenggamnya yang sulit. 
Saya lupa ini perkataan ulama siapa. 

Saya menyadari hidup ini adalah perjalanan kita ridho trhd takdirNya. Takdir tidak bekerja. Takdir memiliki suami tidak sesuai keinginan. Takdir memiliki anak yang tidak cemerlang. Takdir memiliki harta yang seadanya. Dan lain sebagainya. Masyaa Allaah. Segala puji bagi Allah yang mengatur hikmah kehidupan hambaNya. 
~~~
Kemarin , shofiyya poop. Nangis2. Bilang keras. Sakit. Subhanallaah, saya baru melihat dan terenyuh. Bagaimana seorang anak butuh pada ibuknya. Sangat butuh melebihi rasa sakit atau senangnya. Bagaiman la sy tega meninggalkannya utk bekerja. Sy sungguh mencintainya karena Allaah. Sosok anak yang Allah berikan pada saya. Agar sy belajar berlapang dada setiap kejadian yang datang menyakiti kita. Seperti dirinya yang jarang menangis lama ketika terjatuh atau terluka. Dirinya yang selau menjadi bulan2an abangnya yang temprament saat salah hanya sedikit.
Dan hari ini saya kangen melihat sosok dan mencium baunya. Sudah seharian ini tidak bertemu. Krn harus menunggu abangnya yang harus opname drumah sakit. 

Uhibbukifillaah shofiyya. Habibaty. Robbi habli minasholihiin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar