Rabu, 29 April 2015

Malam

Malam ini aku ingat bahwasanya kamu pernah ada di dalam hidupku. Menghiasi malamku bagai bintang menghiasi malam. Tapi kamu semu. Kamu terlalu tinggi aku jangkau. Untuk memandangpun aku tak sanggup, kamu bagai matahari. Terlalu sakit untuk dilihat. Di malam hari kamu bagai bintang, terlalu tinggi aku pantau.
Aku terus mencari cara agar aku lupa. Bahwasanya malam ini masih ada bintang. Ternyata aku tak mampu melupakannya.
Tuhanku di 'arsy sana terus mengintropeksi diriku bahwasanya tak ada tempat bagi seseorang yang bukan haknya untuk diletakkan disini. Di hati. Hingga suatu saat kamu akan merusak segalanya. Merusak semuanya.
Bagaimana mungkin aku dapat menjangkau sesuatu yang bukan hakku. Sekuat apapun usaha kita meraih yang bukan haknya pastilah suatu usaha yang sia-sia. Usaha yang akan terus membohongi hati.
Fitrahku adalah seorang manusia yang terus menerus mencari tempat berteduh. Tempat berteduh yang membuatku bertambah dekat dengan-Nya. Menjadi sebuah benda yang layak diteladani. Bukan hanya dilihat tapi ditiru kebaikannya. Kamu kah itu? Aku tak tahu. Aku hanya berharap kebaikan dan keridhoanNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar